Februari 3

Cara Menghilangkan Komedo

Komedo adalah bintik-bintik di kulit wajah yang bisa berwarna hitam atau putih. Masalah kulit wajah ini bisa mengesalkan, sebab membuat penampilan jadi kurang menarik dan kadang sulit dihilangkan. Penyebab utama dari masalah ini adalah penyumbatan pori-pori kulit, jadi cara menghilangkan komedo haruslah yang bisa membersihkan sumbatan tersebut.

Dalam artikel ini akan dikupas mengenai cara menghilangkan komedo, baik dengan perawatan biasa maupun dengan perawatan alami. Tapi sebelumnya Anda mungkin ingin tahu perbedaan komedo hitam dan komedo putih, berikut penjelasannya.

Apa Bedanya Komedo Hitam dan Komedo Putih?

Komedo hitam (disebut juga komedo terbuka) tampak seperti bintik hitam di kulit. Komedo hitam terbentuk di folikel di bawah kulit yang punya lubang atau pori-pori yang sangat besar. Pori-pori besar ini tersumbat oleh zat yang disebut sebum.

Lalu timbul lah reaksi kimiawi dengan sebum yang terjadi di bawah kulit. Melanin mengalami oksidasi dan mengubah pori-pori yang tersumbat menjadi warna hitam.

Komedo putih (disebut juga komedo tertutup) terbentuk di folikel di bawah kulit yang dipenuhi oleh bakteri dan memiliki lubang atau pori-pori yang sangat kecil di bagian atas kulitnya. Sama seperti komedo hitam, pori-pori kecil ini tersumnbat oleh sebum.

Tapi bedanya, udara tidak bisa masuk ke folikel ini karena lubangnya sangat kecil. Jadi bakteri di dalamnya tidak mengalami reaksi kimiawi, sehingga warnanya tetap putih.

Selain di wajah, komedo hitam maupun putih dapat terbentuk di punggung dan bahu.

Cara Menghilangkan Komedo Hitam dan Putih

Penyebab komedo hitam dan putih sama, yaitu karena penyumbatan pada pori-pori di kulit. Oleh karena itu ada kesamaan dalam cara menghilangkan komedo putih dan hitam. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda terapkan.

Asam Salisilat

Anda bisa membeli obat penghilang komedo yang mengandung asam salisilat. Asam salisilat berguna untuk menghilangkan komedo hitam maupun komedo putih, karena mampu mengurangi penyumbatan pori-pori akibat minyak berlebih dan sel-sel kulit mati. Pembersih wajah yang mengandung asam salisilat juga dapat membersihkan kotoran, minyak, dan bekas makeup.

Tapi sebaiknya hanya gunakan pembersih yang mengandung asam salisilat sekali sehari untuk permulaan, meski Anda masih harus mencuci muka dua kali sehari (menggunakan sabun pembersih muka lain).

Anda bisa memakai pembersih yang mengandung asam salisilat di malam hari dan memakai pembersih biasa di pagi hari. Saat kulit Anda terbiasa dengan produk pembersih ini, Anda bisa memilih untuk memakainya di pagi dan malam.

Banyak orang sensitif terhadap asam salisilat. Anda mungkin tidak bisa menggunakannya lebih dari sekali setiap beberapa hari. Jika kulit Anda terus bereaksi, sebaiknya hentikan penggunaan.

Eksfoliasi dengan AHA dan BHA

Di masa lalu, Anda mungkin pernah mendengar bahwa pengelupasan kulit (eksfoliasi) berdampak buruk pada jerawat. Hal ini mungkin benar jika terjadi peradangan jerawat, karena proses eksfoliasi bisa menimbulkan iritasi dan kemerahan yang lebih parah.

Tetapi untuk komedo, eksfoliasi secara teratur dapat membantu mengangkat sel kulit mati yang berlebihan yang menyumbat pori-pori kulit. Prosesnya juga dapat menjadi cara menghilangkan komedo putih dan hitam secara lembut.

Untuk eksfoliasi, sebaiknya Anda mencari bahan yang mengandung AHA dan BHA (aplha dan beta hydroxy acid). Jenis AHA yang paling umum adalah asam glikolat, dan jenis BHA yang paling menonjol adalah asam salisilat.

Keduanya bekerja dengan cara menghilangkan lapisan teratas kulit. Jadi mereka bisa membantu memperbaiki tampilan kerutan dan bintik-bintik penuaan, sekaligus membersihkan pori-pori dan membuat kulit lebih lembut.

Sikat Kulit

Sikat kulit dapat memberikan efek eksfoliasi yang serupa dengan AHA dan BHA dengan cara membersihkan sel kulit mati yang berlebihan.

Tetapi pakar kesehatan kulit menyarankan agar berhati-hati dalam menggunakan cara menghilangkan komedo ini. Disarankan agar sikat kulit hanya digunakan sesekali saja, dan gunakan bersama dengan sabun pembersih berbahan lembut. Sebaiknya jangan gunakan cara ini jika Anda punya kulit sensitif.

Bergantung pada kebutuhan dan kemampuan, ada beragam jenis sikat kulit yang tersedia untuk digunakan sebagai penghilang komedo.

Salep Retinoid

Salep retinoid mungkin berguna untuk kasus komedo yang disebabkan jerawat membandel, sebab salep ini dapat membantu mencabut pori-pori. Salep ini juga dapat dijadikan cara menghilangkan komedo tambahan karena membuat cara-cara lain menjadi lebih efektif.

Tetapi jika Anda memiliki kulit kering, sebaiknya hindari penggunaan bahan eksfoliasi yang kuat, seperti salep retinoid ini.

Masker Clay

Masker clay membantu mengeluarkan minyak dan toksin dari kulit, yang membantu membuka pori-pori. Masker clay sering digunakan untuk membantu mereka yang punya kulit berminyak.

Beberapa jenis masker clay juga mengandung sulfur. Sulfur merupakan bahan lain yang berfungsi untuk memecah sel kulit mati yang membentuk komedo.

Apapun jenis masker yang Anda pilih, Anda dapat menggunakannya seminggu sekali sebagai tambahan perawatan penghilang komedo sekali atau dua kali seminggu.

Masker Charcoal

Mirip seperti masker clay, masker charcoal bekerja jauh ke dalam kulit untuk mengeluarkan minyak dan kotoran lainnya. Tetapi charcoal dianggap memiliki manfaat yang lebih besar.

Chemical Peel

Chemical peel biasanya digunakan untuk manfaat anti-penuaan, misalnya untuk mengurangi bintik-bintik penuaan dan garis-garis halus. Peel ini sering kali mengandung AHA atau BHA, dan mereka bekerja dengan cara mengelupas kulit.

Secara teori, kulit yang lebih halus dan tampak segar akan terlihat setelah melalui proses tersebut.

Walau tidak dianggap sebagai cara menghilangkan komedo yang utama, chemical peel dapat mengangkat sel kulit mati serta mengecilkan pori-pori yang membesar.

Metode perawatan penghilang komedo ini mungkin akan sangat berguna jika Anda juga mencari manfaat anti-penuaan.

Cara Menghilangkan Komedo secara Alami

Cara menghilangkan komedo secara alami mungkin adalah cara termudah dan termurah untuk penghilang komedo. Biasanya Anda hanya perlu memakai bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar Anda.

Tetapi berhati-hatilah saat hendak menggunakan bahan-bahan tersebut. Karena meski alami, namun tetap saja bisa menimbulkan iritasi kulit jika digunakan pada kulit yang sensitif.

Contoh bahan-bahan yang sering dipakai untuk penghilang komedo tetapi dapat mengiritasi kulit:

  • Cuka apel atau perasan lemon (atau jeruk nipis) mungkin terlalu asam bagi kulit sensitif.
  • Baking soda mungkin terlalu keras untuk kulit.
  • Gula kristal dapat memperburuk peradangan dan bahkan melukai kulit.

Jadi adakah bahan-bahan yang aman digunakan untuk cara menghilangkan komedo secara alami? Ya ada. Anda bisa menggunakan bahan-bahan berikut yang relatif aman untuk kulit. Tapi ingatlah untuk tetap memakainya secara hati-hati dan hentikan pemakaian jika terjadi iritasi.

Krim Vitamin A

Vitamin A memiliki kemampuan antioksidan yang kuat. Untuk kesehatan kulit, vitamin A bisa membantu mengurangi kemerahan dan peradangan, serta merangsang pertumbuhan sel-sel kulit yang sehat. Krim vitamin A dapat dibeli di toko-toko produk kesehatan.

Krim ini dioleskan langsung ke wajah sekali atau dua kali sehari. Namun produk vitamin A bisa menyebabkan kemerahan dan kepekaan terhadap sinar matahari. Jadi Anda harus selalu memakai tabir surya (sun screen) saat menggunakan krim ini.

Minyak Tea Tree

Minyak tea tree disebut-sebut sebagai anti-inflamasi alami, dan kemungkinan juga memiliki manfaat anti-mikroba. Karena itu minyak tea tree dapat berguna sebagai cara menghilangkan komedo putih maupun hitam.

Anda bisa mengoleskan langsung minyak tea tree ke wajah. Atau bisa juga menggunakan produk perawatan kulit seperti pembersih, masker, dan perawatan flek, yang mengandung minyak tea tree.

Aloe Vera

Aloe vera (lidah buaya) banyak dijadikan kandungan dalam produk perawatan kulit. Anda juga bisa menggunakan gel lidah buaya langsung. Meski penelitian tentang kemanjurkan lidah buaya untuk penghilang komedo tidak cukup kuat, namun laporan Mayo Clinic menyebutkan bahwa bahan alami ini dapat bermanfaat jika digunakan bersamaan dengan produk penghilang komedo lainnya.

Cara yang manakah yang akan Anda manfaatkan? Biasanya hasil sudah bisa dilihat dalam waktu beberapa hari hingga seminggu pemakaian. Bagaimana jika cara-cara yang Anda gunakan tidak juga mendatangkan hasil baik padahal sudah cukup lama?

Apabila semua cara menghilangkan komedo di atas tidak berhasil, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan seorang dokter kulit. Ia dapat membantu merekomendasikan obat penghilang komedo yang lebih efektif dan tepat untuk masalah kulit Anda. Obat ini bisa dalam bentuk salep atau tablet oral.

Demikianlah artikel ini yang mengupas tentang cara menghilangkan komedo putih maupun hitam. Apakah informasi ini bermanfaat bagi Anda? Jika ya, jangan lupa tekan tombol “subscribe” untuk membaca informasi kecantikan & kesehatan terbaru.

Sumber Referensi:

Healthline. 12 Ways to Get Rid of Blackheads. URL: https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/how-to-get-rid-of-blackheads

Healthline. 12 Ways to Get Rid of Whiteheads. URL: https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/how-to-get-rid-of-whiteheads

Healthline. A Closer Look at Blackheads vs. Whiteheads: Causes, Treatment, and More. URL: https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/blackheads-vs-whiteheads


Ingin tahu informasi menarik lainnya?

Dapatkan update artikel-artikel kami tentang kecantikan langsung ke email Anda.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>