Februari 23

Cara Merawat Kuku Tangan dan Kaki di Rumah Sendiri

Untuk mendapat kuku yang indah dan terawat dengan baik, Anda tidak perlu pergi ke salon. Dalam artikel ini akan dikupas tips-tips dari dermatolog tentang cara merawat kuku tangan dan kaki yang dapat dilakukan di rumah sendiri.

Anda mungkin mendambakan kuku yang sehat dan terawat sempurna karena itu akan membuat Anda tampak lebih elegan dan bahkan bisa membuat tangan terlihat lebih muda.

Cara merawat kuku sebenarnya mudah dilakukan asalkan Anda tahu mana yang boleh dan mana yang tidak boleh. Berikut akan dijelaskan tips-tips dasar mengenai perawatan kuku.

Cara Merawat Kuku Tangan dan Kaki: Tips-Tips Dasar

Untuk mendapat kuku yang tampak cantik dan sehat, ikutilah tips-tips dari dermatolog tentang cara merawat kuku tangan dan kaki:

  • Sebisa mungkin jaga kuku tetap bersih dan kering.
  • Potong lurus kuku Anda, gunakan gunting kuku yang tajam. Bulatkan sedikit bagian pinggir kuku untuk memperkuat kuku.
  • Jaga agar kuku tetap utuh dan tidak sobek atau terkelupas dengan menghaluskannya dengan kikir kuku.
  • Jangan gunakan kuku sebagai “alat”, misalnya untuk membuka kaleng minuman.
  • Gunting kuku secara teratur. Jaga kuku tetap pendek agar terhindar dari cedera.
  • Jika kuku kaki tebal dan sulit dipotong, coba rendam dulu kaki di air garam hangat. Campur 1 sendok teh garam ke 1 liter air dan rendam selama 5 – 10 menit.
  • Jangan cabut sendiri kuku kaki yang tumbuh ke dalam, terutama jika sudah terinfeksi dan terasa sakit. Sebaiknya temui dokter spesialis kulit untuk mendapat perawatan.
  • Pakai sepatu yang pas dengan ukuran dan bentuk kaki. Gunakan sepatu yang bergantian setiap hari.
  • Selalu pakai alas kaki saat berada di tempat umum, termasuk saat di kolam renang dan di kamar mandi umum. Ini mencegah infeksi yang disebabkan oleh jamur yang bisa masuk ke kuku kaki.

Ini adalah tips dasar untuk cara merawat kuku tangan dan kaki. Bagian berikut akan menjelaskan tips mengenai cara memotong kuku yang benar.

Cara Merawat Kuku Tangan dan Kaki: Tips Memotong yang Benar

Perawatan kuku bagian dari rutinitas perawatan diri yang sederhana namun penting. Kuku yang dijaga tetap pendek dan terawat tidak hanya terlihat rapi, tetapi juga mencegah kotoran dan bakteri, yang dapat menyebabkan infeksi.

Selain itu jika cara memotong kuku tepat, itu juga mencegah masalah umum pada kuku, seperti kuku yang robek di ujung dan kuku tumbuh ke dalam.

Walaupun kelihatannya gampang, tapi ada beberapa langkah penting yang harus Anda ikuti untuk memastikan potongan kuku yang sehat. Berikut saran dari dermatolong untuk cara memotong kuku yang benar:

  • Lembutkan dulu kuku. Waktu terbaik memotong kuku adalah segera sehabis mandi. Tapi jika tidak memungkinkan, lembutkan kuku dengan merendamnya di air hangat selama beberapa menit.
  • Pakai peralatan yang tepat. Gunakan gunting kuku, jika mungkin pakai gunting kuku khusus untuk kuku tangan dan untuk kuku kaki. Selalu bersihkan gunting kuku dengan menggosok atau menyikatnya dengan alkohol isopropil 70 – 90%. Setelah disterilkan alkohol isopropil, bilas dengan air panas dan keringkan sepenuhnya sebelum disimpan.
  • Potong kuku dengan lurus. Gunakan kikir kuku untuk sedikit membulatkan bagian pinggir kuku, supaya kuku tetap kuat dan mencegahnya tersangkut pada benda-benda sekitar.
  • Untuk mencegah kuku kaki tumbuh ke dalam, potong lurus kuku kaki Anda. Kuku kaki tumbuh lebih lambat daripada kuku tangan, jadi Anda mungkin tidak perlu sering-sering memotong kuku kaki.
  • Rapikan pinggir kuku yang tidak rata atau kasar menggunakan kikir kuku. Selalu kikir kuku ke arah yang sama, karena mengikir bolak-balik dapat melemahkan kuku Anda.
  • Jangan ganggu kutikula kuku. Kutikula adalah lapisan kulit yang menempel di pangkal kuku. Ini melindungi akar kuku, jadi jangan memotong atau mengorek kutikula ini. Kalau dipotong atau dikorek, bakteri dan kuman lain bisa dengan mudah masuk ke dalam dan menyebabkan infeksi. Butuh waktu lama untuk sembuh kalau sudah infeksi.
  • Lembapkan kuku setelah dipotong supaya tetap lentur. Ini khususnya penting saat udara sedang kering, karena kuku jadi lebih mudah pecah.

Setelah memotong kuku sampai rapi, Anda perlu tetap menjaganya. Ini termasuk menghindari kebiasaan menggigit atau mencabut kuku yang bukan hanya merusak penampilan kuku tetapi juga membuat Anda mudah terinfeksi bakteri atau kuman lainnya.

Di samping mengetahui cara merawat kuku tangan dan kaki yang baik, ada hal penting lain yang perlu dicermati dari penampilan kuku. Kondisi kuku sebenarnya mencerminkan kesehatan Anda secara keseluruhan, jadi Anda perlu mengenali kuku yang sehat dan kuku yang tidak sehat.

Kenali Kuku yang Sehat dan Kuku yang Tidak Sehat

Kuku terdiri dari lapisan berlapis portein yang disebut keratin. Kuku yang sehat teksturnya halus, tanpa lubang-lubang, atau lekukan. Mereka juga punya warna yang seragam dan konsisten, serta bebas dari noda atau perubahan warna.

Kadang kuku bisa mengembangkan tonjolan vertikal yang membentang dari kutikula (lapisan kulit di pangkal kuku) hingga ke ujung kuku, dan ini tidak berbahaya. Tonjolan-tonjolan vertikal ini cenderung menjadi lebih terlihat seiring bertambahnya usia.

Kuku juga bisa mengembangkan garis atau bintik putih akibat cedera, tapi pada akhirnya garis atau bintik itu akan tumbuh bersama kuku dan bisa digunting.

Namun Anda juga perlu tahu bahwa ada beberapa kondisi kuku yang tidak sehat. Kuku yang tidak sehat bisa jadi mencerminkan ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh Anda. Jadi Anda sebaiknya mulai waspada jika memperhatikan ada tanda-tanda berikut pada kuku:

  • Perubahan warna kuku, misalnya perubahan warna di seluruh kuku atau muncul garis gelap di bawah kuku.
  • Perubahan bentuk kuku, misalnya kuku menjadi melengkung.
  • Penipisan atau penebalan kuku.
  • Pemisahan kuku dari kulit di sekitarnya.
  • Pendarahan di sekitar kuku.
  • Pembengkakan atau rasa nyeri di sekitar kuku.
  • Pertumbuhan kuku yang terhambat atau gagal.

Tanda-tanda tersebut memang tidak selalu berbahaya, tetapi jika Anda melihat perubahan yang cukup mengkhawatirkan, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit (dermatolog). Mereka dapat membantu memastikan apakah perubahan itu perlu ditangani atau tidak.

Demikianlah artikel ini yang mengupas tentang cara merawat kuku supaya terlihat indah dan sehat. Apakah informasi ini berguna bagi Anda? Jika ya, jangan lupa tekan tombol “subscribe” untuk membaca informasi kecantikan terbaru.

Sumber Referensi:

American Academy of Dermatology Association. TIPS FOR HEALTHY NAILS. URL: https://www.aad.org/public/everyday-care/nail-care-secrets/basics/healthy-nail-tips

American Academy of Dermatology Association. HOW TO TRIM YOUR NAILS. URL: https://www.aad.org/public/everyday-care/nail-care-secrets/basics/how-to-trim-nails

Mayo Clinic. Fingernails: Do’s and don’ts for healthy nails. URL: https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/nails/art-20044954


Ingin tahu informasi menarik lainnya?

Dapatkan update artikel-artikel kami tentang kecantikan langsung ke email Anda.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>